• BERKOMUNIKASI DENGAN HATI

     

    BERKOMUNIKASI DENGAN HATI

     

    Alat komunikasi jaman sekarang sangat canggih mulai dari handphone, email, fax, facebook, Blackberry, Smartphone dan lain-lain. Komunikasi tidak harus dengan suara atau mulut. Maka pepatah mengatakan sedikit bicara banyak bekerja sudah waktunya diterapkan. Dampak dari sedikit bicara banyak bekerja di jaman IT (Information Teknologi) adalah ke egoisan. Hidup bagaikan tidak memerlukan orang lain karena setiap hari berbicara atau berkomunikasi dengan mesin. Kawan bicara yang berjauhan menjawabnya juga pakai mesin.

     

    Sewaktu saya kecil, belum mengenal teknologi. Segala macam permainan selalu memakai fisik dan mulut, seperti petak umpet, main mobil-mobilan yang terbuat dari kulit jeruk bali yang tebal, sepak bola memakai serabut kelapa yang dibentuk bulat dan diikat dengan pelepah pisang yang dikeringkan.

     

    Anda bisa lihat dan bandingkan daya tahan anak sekarang dengan anak angkatan tujuh puluhan, sangat jauh berbeda. Anak sekarang mudah mengeluh dan tidak punya daya juang yang kuat dalam menghadapi masalah.

     

    Kenapa sebabnya ?

     

    Sebabnya anak sekarang yang dihadapi adalah mesin sedangkan anak angkatan tujuh puluhan yang dihadapi adalah anak sebayanya. Permainannya sudah mengajarkan kerjasama yang memakai rasa. Hati adalah pusatnya rasa simpati dan empati. Permainan anak angkatan tujuh puluhan melatih mereka berkomunikasi dengan hati sehingga bisa merasakan kesenangan dan penderitaan orang lain. Jika Anda ingin melatih komunikasi dengan hati maka ikuti Pelatihan Komunikasi dan Anda bisa merasakan kesenangan dan penderitaan orang lain. Siapa yang berempati pasti orang lain akan bersimpati.

     

     

     

    Bagaimana cara melatih berkomunikasi dengan hati ?

     

     

     

    Cara melatihnya cukup mudah. Hiduplah sederhana dan bergaulah dengan orang yang taat bereligi (landasan hidupnya religi bukan materi). Religi menajamkan hati sedangkan materi menumpulkan hati. Pesan nabi Muhammad ”Masalah harta lihatlah di bawahmu, masalah ilmu lihatlah di atasmu”.

     

    Orang yang berilmu, hartanya itu hanyalah dampak dari keilmuannya sehingga dia mudah mencari materi dan tidak kikir. Karena jiwa sosialnya maka hatimya akan hidup tajam dan selalu mencari teman untuk diajak berkomunikasi secara langsung.  Bukan berarti IT itu mematikan hati. IT akan mematikan hati kalau tidak diimbangi dengan silaturohim karena berhubungan langsung dengan sesama yang punya hati pasti hati menjadi hidup. Yang paling ideal adalah mengikuti perkembangan IT sekaligus mengembangkan silaturohim sehingga membawa hasil optimal.

     

     

     

    Ingatlah 3 sifat manusia yang merusak hati adalah ; kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti dan sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan (sombong).

     

    Sederhana itu adalah sumber kekayaan. Sederhana itu energi selalu bertindak dengan perhitungan tepat guna dan tepat waktu.

     

    Berkomunikasi dengan hati dengan pola sederhana sangat mudah dan indah. Sebelum Anda melangkah melakukan sesuatu, tanyakan ke dalam hati Anda apakah tindakan Anda bermanfaat atau tidak. Tolok ukurnya adalah bermanfaat bagi orang lain atau menyusahkan orang lain. Selama tindakan Anda berguna bagi orang lain, itulah jawaban dari dalam hati Anda. Hasilnya pasti menguntungkan dan bermanfaat.

     


  • Commentaires

    Aucun commentaire pour le moment

    Suivre le flux RSS des commentaires


    Ajouter un commentaire

    Nom / Pseudo :

    E-mail (facultatif) :

    Site Web (facultatif) :

    Commentaire :